*PANGKALPINANG* – Solidaritas dan sikap kolektif insan pers Bangka Belitung kembali diuji. Menindaklanjuti surat permohonan audiensi yang telah diajukan kepada Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, para wartawan dan jurnalis dijadwalkan akan menggelar pertemuan resmi dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Bangka Belitung, Rabu (11/2/2026).
Audiensi ini tetap dilaksanakan meski Kapolda Bangka Belitung tengah berada di Jakarta untuk mengikuti Rapim TNI–Polri hingga akhir pekan.
Berdasarkan arahan langsung Kapolda, dialog dengan insan pers diarahkan untuk dilakukan bersama jajaran Ditkrimsus Polda Babel sebagai representasi institusi.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi insan pers di Bangka Belitung, bukan sekadar forum silaturahmi, tetapi juga ruang dialog strategis untuk membahas relasi pers dan aparat penegak hukum dalam kerangka demokrasi dan supremasi hukum.
Penanggung Jawab KBO Babel, *Rikky Fermana*, menegaskan bahwa kehadiran jurnalis dalam audiensi ini merupakan wujud sikap bersama dalam menjaga marwah profesi serta kemerdekaan pers.
“Kehadiran rekan-rekan jurnalis bukan hanya memenuhi undangan, tetapi menunjukkan sikap kolektif pers dalam menjaga kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, dan hak publik atas informasi,” tegas Rikky.
Ia menambahkan, audiensi ini juga menjadi ruang ikhtiar bersama agar kerja-kerja jurnalistik di Bangka Belitung tidak terus-menerus dibayangi tekanan, kriminalisasi, atau upaya pembungkaman yang berpotensi merusak sendi-sendi demokrasi.
Pertemuan dengan Dirkrimsus Polda Babel dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB, dengan titik kumpul jurnalis di Sekretariat KBO Babel pukul 09.00 WIB.
KBO Babel mengajak seluruh wartawan lintas media untuk hadir dan menunjukkan solidaritas sebagai kekuatan moral pers daerah.
“Pers yang kuat adalah pers yang berdiri bersama, berbicara dengan data, dan tidak gentar menghadapi tekanan,” tutup Rikky. (*)
Tags
berita





