JAKARTA — Redaksi media online Faktanews menyampaikan pedoman internal terkait perbaikan Search Engine Optimization (SEO) pemberitaan dan penataan ulang struktur situs web media online. Pedoman tersebut disampaikan oleh Pimpinan Redaksi Faktanews, H. Darwis Akbar, S.H., M.H., sebagai upaya meningkatkan kualitas jurnalistik, kredibilitas media, serta tata kelola platform digital sesuai standar perusahaan pers dan pedoman media siber nasional.
Pedoman ini disusun oleh redaksi dan ditujukan bagi wartawan serta tim teknis internal. Isinya mencakup pengaturan struktur penulisan berita, pengelolaan teknis situs, serta penegasan prinsip editorial agar praktik SEO tidak bertentangan dengan etika jurnalistik dan ketentuan hukum pers.
H. Darwis Akbar menegaskan bahwa SEO dalam konteks pemberitaan tidak diposisikan sebagai teknik manipulatif, melainkan sebagai bagian dari penataan informasi yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. “SEO berita bukan manipulasi, tetapi penataan struktur berita yang benar, faktual, dan mudah dipahami pembaca serta mesin pencari,” ujar Darwis Akbar dalam keterangan resmi redaksi.
Dalam pedoman tersebut, redaksi mengatur bahwa judul berita harus disusun secara jelas dan faktual dengan memuat kata kunci utama. Subjudul digunakan satu kali untuk menjelaskan konteks atau fokus peristiwa. Paragraf pembuka diwajibkan menjawab unsur 5W+1H secara utuh karena menjadi dasar pemahaman pembaca terhadap isi berita.
Redaksi juga menetapkan kebijakan internal terkait penggunaan tautan internal antarberita. Setiap artikel dianjurkan memuat beberapa tautan ke berita relevan dalam satu media untuk memperkuat konteks informasi dan memudahkan pembaca menelusuri isu secara berkelanjutan.
Dari sisi teknis, pedoman menyoroti pentingnya optimasi gambar melalui penamaan file yang deskriptif, penggunaan teks alternatif yang sesuai dengan isi visual, serta pengendalian ukuran file agar tidak mengganggu kecepatan akses. Penerapan schema markup jenis NewsArticle atau Article juga dicantumkan sebagai bagian dari penataan metadata berita, termasuk penulisan judul, nama penulis, tanggal publikasi, dan identitas penerbit.
Selain aspek SEO, pedoman tersebut mengatur penataan ulang tampilan situs web media. Struktur menu navigasi dianjurkan dibuat sederhana dan fungsional. Halaman utama difokuskan pada penyajian berita aktual dengan memperhatikan kenyamanan pembaca.
Redaksi juga menekankan keberadaan halaman-halaman informasi dasar seperti Tentang Kami, Redaksi, Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Media Siber, dan kebijakan privasi. “Halaman-halaman tersebut merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas media kepada publik dan regulator, bukan sekadar formalitas administratif,” kata Darwis Akbar.
Dalam aspek konten, redaksi mengingatkan agar wartawan menghindari konten duplikat dan penulisan ulang tanpa konteks yang memadai. Setiap berita diharapkan memuat data yang relevan, sumber yang jelas, serta penulisan nama wartawan secara konsisten sebagai bentuk tanggung jawab profesional.
Pedoman ini, menurut redaksi, disusun dengan mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Pedoman Pemberitaan Media Siber. Kedua regulasi tersebut menekankan prinsip verifikasi, transparansi, dan tanggung jawab redaksional dalam pengelolaan media digital.
Melalui penerapan pedoman tersebut, Redaksi Faktanews menyatakan komitmennya untuk memperkuat profesionalisme media online di tengah perkembangan teknologi informasi dan persaingan distribusi berita digital. “Kecepatan boleh, tetapi kredibilitas tetap menjadi prioritas utama,” ujar Darwis Akbar. (*)
Tags
berita





